Saturday, August 16, 2014

Saturday Night

It's Saturday night tonight and guess what...? I am at home and....... blogging!!
#duh #foreveralone #yuck

Btw, I am just sooo in love with itsjudyslife family and cannot stop crying watching the recent surprise by Benji... Oooucchhh.. Where can I get myself a Benji??!!!



Saturday, August 9, 2014

Tak Perlu Keliling Dunia

Gw lagi suka dengerin lagu Tak Perlu Keliling Dunia, OST Laskar Pelangi by Gita Gutawa dan semakin didenger liriknya gw ngerasain ke diri gw sendiri sebagai seorang cewe single... ini bener banget! Yuk mari kita simak sama-sama... (lyric is taken from here)

Kapur putih yang pucat
Terasa penuh warna
Dan pelangi yang enggan datang pun berbinar

Kertas putih yang pudar
Tertulis sribu kata
Dan ku ungkap semua yang sedang ku rasa

Dengarkanlah kata hatiku
Bahwa ku ingin untuk tetap di sini

Tak perlulah aku keliling dunia
Biarkan ku di sini
Tak perlulah aku keliling dunia
Karna ku tak mau jauh darimu

Dunia boleh tertawa
Melihatku bahagia
Walau di tempat yang kau anggap tak biasa
Biarkanlah aku bernyanyi
Berlari, berputar, menari di sini

Tak perlulah aku keliling dunia
Karna kau di sini
Tak perlulah aku keliling dunia
Kaulah segalanya bagiku di dunia...
Tak perlulah aku keliling dunia
Kaulah segalanya bagiku... di dunia...



Anggaplah, gw, seorang cewe single, lagi getol-getolnya pengen bekerja, berpenghasilan, meneruskan sekolah, berpetualang ke tempat-tempat jauh, mengunjungi tempat-tempat eksotis, mencoba hal-hal baru, aneh, ekstrim, dlsb... As a single lady, it's totally fine for me: nggak terikat dalam suatu hubungan, jadi nggak ada lawan jenis yang memperhatikan secara personal, menanyakan kabar, memberi masukan, larangan, ngajak kencan, dst, dst. As time goes by, gw bisa aja semakin larut dalam petualangan yang akan membawa gw entah ke mana, ditambah tanpa adanya reminder dan seseorang yang bakal nungguin kepulangan gw. So gw bener-bener free...!!! Uh yeah...!!

Tapi ceritanya bakal jadi bedaaa banget seandainya ada satu oraaang aja yang memberikan perhatian lebih sama gw, care, dan bisa menjadi tempat gw berkeluh kesah, meminta pendapat, minta perlindungan, ngajak makan malam, membelikan gw hadiah-hadiah kecil, menanti gw pulang dari tempat kerja, nyemangatin gw pas lagi down, melempar jokes yang menghibur, dst, dst. Kalo sudah ada yang begitu, akankah gw membiarkan diri gw hanyut dalam petualangan kesana-kemari sesuka hati? Rasa-rasanya enggak deh! Karena gw tau someone is there waiting for me. So why and where would I go any further? My home as well as my adventure has already waited for me. He is here! Itu kira-kira maksudnya dari lirik ini:

Tak perlulah aku keliling dunia
Karna kau di sini
Tak perlulah aku keliling dunia
Kaulah segalanya bagiku di dunia...
Tak perlulah aku keliling dunia
Kaulah segalanya bagiku... di dunia...

So, di lingkungan gw saat ini, setelah gw amat-amati, ini sifatnya subjektif aja loh ya, menurut pengamatan gw pribadi aja... Dari beberapa temen kuliah cewe yg gw tau, udah ada yang sekarang siap melanjutkan sekolahnya overseas, malah ada yang tinggal menunggu keberangkatan, kebanyakan ke negara Eropa. Dari beberapa yang gw memang kenal secara pribadi, sebagian dari temen-temen gw itu masih single, masih free lah dari relationship status (meskipun ada sebagian kecil banget yang sudah in a relationship)Jadi seperti yang gw bilang, semangat buat berpetualangnya masih besar banget. I am single and ready to mingle, hahaha....

Trus juga gw amat-amati, dari temen-temen cewe yang sudah mulai bekerja ataupun melanjutkan sekolah di dalam negeri aja, sebagian besarnya memang sudah in a relationship, rata-rata udah punya cowo. Nah temem-temen ini kebalikan dari yang diatas nih: slow, nggak ambitious sama sekali buat ke mana-mana, tapi tetep pinter-pinter anaknya. Kenapa nggak tertarik buat melanglang buana jauh-jauh? Nggak kuat jauh-jauh dari cowonya, gitu kali jawabannya hehehe...

Jadi apa kesimpulannya penjabaran gw tadi? 

Setiap orang, juga setiap cewe, mempunya jiwa liar dan petualang. Ingin mengunjungi berbagai tempat, mencoba hal-hal baru, dlsb. Ada yang kadarnya rendah, ada yang kadarnya cukup tinggi. Jadi, menurut gw, salah satu yang bisa  meredakan jiwa liar dan petualangan seorang cewe single adalah: punya cowo! Hahahahah..... Udah, gitu aja.

Friday, August 8, 2014

After 1 Month...

Assalamualaikum friends

It's been a month since my last blogpost and oh yaa  before I write  further I would like to say Happy Eid Mubaraak 1435 Hijriyah, Taqobbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. With all my heart I humbly apologize for all mistakes and wrongdoing that I have done, consciously or unconsciously. May Allah swt accept all of our ibadat and good deeds during the Ramadhan and may we all meet the next Ramadhan Insya Allah. Aamin.

Soo what's been happening during Ramadan and Eid ul Fitri?

First of all, I went back to my hometown and spent half of my Ramadan at home. Then, I went to mom's hometown at the second day of Eid. Aaand you know what, my older brother Adil and my younger brother Zakki got accepted in ITB! Bro Adil continues his post-grad study in Pharmacy and Bro Zaki takes bachelor  degree in Mechanical Engineering and he awesomely passed the national selection SBMPTN himself! Congratulation for them!! This is just the beginning for them but still I am a proud sister! They, along with my sister Sarah, have departed for Bandung on August 1st and I am now staying alone at home... hiks... accompanying Mom and supervising the renovation of my house which Insya Allah will be done soon.

So when will I be back to Depok?

Hmm... At the end od this month I guess.. Coz I understand that my mom is in need for me to supervise house's renovation aand... still I am finding chance to work on a research and to be a lecturer assistant as well.

How about my plan on getting post-grad study?

Ow yaa, after being rejected by UKM.. I have been doing contemplating a lot about it.. which means... still I am so on fire in continuing my study but I am thinking about the place... I guess my mind has switched from Malaysia to Indonesia... But let see... I need to count on everything before taking decision; chance of getting the scholarship, the living cost, the subjects, my family's circumstances, my age (before and after taking the study), and... when will I get married maybe? Heheh... The more I think about it, the more I want to make it precise and less complicated. Ugh yeah.. That's pretty much all. And oh yaaaa... I am quite surprised to see my blog's page view has reached 10,000 plus!! Aahahahaha!!! I hope I can still be consistent to write, to keep practicing my English, to develop my writing skills which I hope will not make my readers get bored... hehehe...

Here are some pix I got from my Ramadan and Eid at hometown... (all pictures are stolen from my cousin and aunty's facebook)

with my cousin ( I am in love with this hijab style right now!)

With my sister and cousin at kampung

Drinking traditional hot coffee Kopi Kawa Daun (eeiik... I could't finish my coffee.. I just can't be a good friend with coffee)

Harvesting rambutan at my aunty's garden (Wearing Hijab Syiria Malaysia. I love Malaysia's instant hijab. So neat and selesa.. haha..)

Saturday, July 5, 2014

REPELITA (2)

Continuation from here

What is my REPELITA?
My REPELITA is.... oke, sebelum melanjutkan lebih jauh, kita semua tahu bahwasannya segala kehidupan di masa yang akan datang itu adalah ghaib dan mutlak ketentuan Allah swt. Namun satu hal yang pasti, jika kita selalu melakukan ikhtiar terbaik dari apa yang kita bisa lakukan di hari ini, maka jangan ragu atas kebaikan yang akan kita ditemui di masa yang akan datang, insya Allah. *adeeem*

Ada orang yang prinsip hidupnya go with the flow, ada juga orang yang selalu membuat perencanaan tahap demi tahap kehidupannya dengan matang. Menurut gw pribadi, menetapkan goal atau tujuan hidup di masa depan nggak ada salahnya koq, malahan dengan begini kita bisa jadi lebih termotivasi untuk terus all out atau doing our best performance di hari ini.

Dimulai dengan jangka waktu yang pendek terlebih dahulu, 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, 3 tahun, 5 tahun, dst. Kalo buat yang deket-deket jelas lah ya gw pengen buat menabung secara finansial dan pengalaman dulu.

Dan buat lima tahun ke depan, I would like to...
Be settled down at hometown, bersama dengan orang tua dan bekerja sebagai guru/lecturer.

Maksimal dalam 5 tahun kedepan gw sudah bergelar master, insya Allah. Amiiien. Kalau sekolah magister rata-rata butuh waktu 2 tahun, setelat-telatnya gw udah mulai sekolah lagi dalam 3 tahun kedepan.

Sampe sekarang gw masih pengeeen banget buat lanjut studi di Malaysia. Dulu pas masa-masa SMA dan kuliah gw sempet terobsesi buat lanjut studi ke US, UK, pokoknya western countries lah. Tapi sekarang nggak tau deh kayaknya obsesi western countries gw udah menguap ke langit, jadinya sekarang malah pengen banget merasakan kehidupan dan sistem pendidikan yang nggak jauh-jauh, yaitu di Malaysia. Sampai nonton Upin-Ipin aja sempet berkaca-kaca gw... ahahaa lebay deh...

Upin, Ipin, ajaklah akak singgah ke rumah korang tu!!

Mungkin gara-gara tante gw kali ya yang suka banget cerita-cerita tentang pengalaman studinya. Meskipun status aplikasi gw di UKM udah rejected (yang sempet bikin gw down juga sih...) tapi sekarang alhamdulillah gw udah semangat lagi. Dengan persiapan lebih SMART (specific, measurable, achievable, realistic, dan ada time bound) gw pengen daftar lagi sekalian sama beasiswanya juga, Insya Allah. Semoga Allah membukakan jalannya, Amiien. Sekarang waktunya buat menabung duit dan pengalaman dulu, supaya bisa diaplikasikan ke jenjang studi berikutnya. Semangaaat!!!

Thursday, July 3, 2014

REPELITA (1)

Kalo di masa pemerintahan Orde Baru, REPELITA ini diartikan sebagai Rencana Pembangunan Lima Tahun, dimana rencana pembangunan bangsa dan negara dalam lima tahun kedepan dirumuskan. Nah, sekarang gw mau merumuskan... em.. lebih tepatnya menuliskan REPELITA hidup gw sebagai reminder untuk tetap memotivasi diri gw sendiri supaya nggak melenceng dari jalan yang lurus. Ya at least, kalopun melenceng-melenceng sedikit, tujuannya tetap sama baiknya dan harus tercapai, hehehe...

Highlight of 2014
Separuh tahun 2014 sudah terlewati dan  memasuki paruh kedua ini, gw ingin sekali fokus buat memiliki pekerjaan tetap. Juli 2014 berarti tepat 1 tahun dari kelulusan gw di tahun 2013 yang lalu. Jadi selama setahun yang gw sebut sebagai freshmen year, gw belajar banyak sekali tentang what the life is, atau juga bisa dibilang kehidupanlah yang memberi gw banyak pelajaran. Di beberapa bulan awal gw bekerja freelance sebagai asisten peneliti di sebuah RS, biarpun nggak lama sih. Trus lanjut ikutan tes pegawai negeri yang menurut gw consumed too much time. Selama 6 bulan lamaya gw berikhtiar dan digantung sama pemerintah karena hasil yang tak kunjung keluar... akhirnya gw ngga tembus, hehe.. Life goes on...

Trus abis itu gw jadi full-time job seeker yang kerjaannya ngubek-ngubek web dan kirim-kirim job application. Ada ada yang tembus tapi gw nggak bertahan lama di sana, ada juga yang khatam di tahap wawancara, dan kebanyakan berakhir karena tidak adanya jawaban apa-apa, wkwkwk...

Trus sembari mengisi kekosongan, gw ngajak ortu traveling ke Kuala Lumpur, Malaysia. Hadeuh... Dari mana duitnya? Ya kalo urusan duit alhamdulillah gw masih ada koq, kalo buat tiket itu udah gw booking dari tahun lalu. Sayang banget khan gara-gara kesibukan sebagai job seeker gw jadi membatalkan trip bareng ortu.

Nah, trip ini bisa dibilang sebagai salah satu turning point dalam hidup gw. Gw melihat dan merasakan sendiri atmosfir negeri tetangga Malaysia yang makmur dan ugh... jauuuh majunya daripada negeri Indonesia tercintah ini, sekitar 15 atau 20 tahun in advance deh. Jangan marah ya.. Emang kadang banyak friksi dan gesekan antara Indonesia-Malaysia, tentang perbatasanlah, budayalah, dlsb. Tapi gw merasa emang dari banyak aspek kita masih harus lebih banyak belajar dari negeri serumpun kita tersebut. Nggak usah jauh-jauh studi banding ke Eropa, Amerika, dlsb lah. Belajarlah dari yang dekat dahulu, yang banyak kesamaannya sama kita, kenapa Malaysia bisa demikian majunya dan kita bisa demikian terseok-seoknya..?

Selain memberikan impression tentang Malaysia yang maju, trip ini juga memberi bonus kedekatan gw sama ortu dan dari situlah gw, yang dikompori oleh tante yang lagi kuliah di Malaysia, jadi terpikir buat me-restart life plan gw. Apa sih tujuan hidup gw? Just for earning money? Who will take care of my parents? Dan oh ya, sebagai informasi tambahan, ortu gw udah bela-belain merenovasi rumah gede-gedean dengan tujuan supaya anak-anaknya (lebih tepatnya anak-anak gadisnya) bisa menempati rumah tersebut dan tinggal dengan senyaman-nyamannya. So... Gw jadi mikir, what would I do here in Depok/Jakarta? Siapa yang bakal menepati rumah yang udah dibangun sedemikian nyamannya oleh ortu gw? Jawabannya: gw!


Highlight from the trip... Aah... I miss travelling already :'(((

Pulang dari Malaysia trip, kompor yang disulut tante gw jadi meleduk dan kebakaran!! Api semangat gw berkobar-kobar buat ngelanjutin studi di Malaysia. Jadilah selama lebih kurang 4 bulan gw mempersiapkan test TOEFL dan segala keperluan aplikasinya. Tapi... at the very last minute... something went wrong... Kekeliruan gw juga sih... Dan gw baru sadar setelah semuanya disubmit, termasuk biaya pendaftaran sebesar USD30. DENG!!!! Gw langsung lemes, tearing up little bit juga... The possibility to pass shrunk down. Okey. Gw pasrah. This is the reality and I just want to be real. I am back to seek for a job to live my life. Life goes on...

Alhamdulillah Allah membuka pintu rezeki gw dari seorang dosen di kampus, gw jadi diajak ikut di sebuah proyek penelitian. Secara finansial, bayarannya memang nggak gede, tapi entah kenapa gw ngerasa senang dan puas sekali menerimanya. Inilah mungkin aplikasi dari life lesson yang gw dapat selama beberapa waktu jadi job seeker: bersyukur, do not expect for money as the first basis, dan do your best to experience the experiences.

Bulan kemarin gw sempat pulkamp selama 10 hari, sebagai antisipasi buat menghadapi lamaran kerja yang baru yang tahapan seleksinya mepet banget mendekati Lebaran. Melihat ada waktu luang, gw memutuskan buat pulkamp buat refreshing my mind sekaligus menyelesaikan proyek penelitian yang bisa gw teruskan di rumah. Sekembalinya ke Jakarta, gw mengikuti tes seleksi kerja tahap pertama, minggu depannya gw lihat pengumumannya... jeng jeng... gw ngga tembus :'(((. Dan oh ya beberapa hari lalu gw ngecek aplikasi studi gw itu, dan ternyata beneran hasilnya gw masih belum tembus... due to the last minute error... Okey... Life goes on....


Here I am... Fokus buat mencari kerja sesuai dengan latar belakang studi gw dan sejalan dengan rencana gw buat mengambil studi di masa depan. So.. What is my REPELITA..? 

Bersambung to REPELITA (2)

Monday, June 16, 2014

Youtube Inspirations

Assalamualaikum guys...

Nowadays, the contents of Indonesia's TV stations are getting soo alay, boring, less educational, full of random joged-joged, political campaigns, and the their qualities get decreased day by day. Unconsciously, all of them lead us to be more pragmatical, lazy, and so pessimistic in life, don't they?!?

So in the past 6 months, I have been turning my watching onto youtube and I found out sooo many inspiring channels that make me more positive, cheerful, and open my eyes to the world as well. Here are channels that I subscribe and watch the most on youtube:


1. Michelle Phan
First time I watched Michelles Phan's video was around 10 months ago when I was searching for make up tutorial for graduation and I really love her! She taught us (girls) things that are barely taught in school: about how to apply make up, be positive, be creative and be confident in looking beautiful inside and outside.

2. Itsjudytime and Itsjudyslife
After Michelle, my make up inspiration is Itsjudytime. She does make up tutorial, product review, first impressions and product swatches as well. In the Itsjudyslife channel, she does daily vlog (video blog) about her daily life with her husband Benji, her daughters Julianna and the twins Keira and Miya. I learn a lot about how's the family's life in the US and how Judy lives her happy life with her beautiful family.

3. Amenakin
Browsing for hijab tutorial, I found gorgeous Amenakin's channel and I love it!!! Amenakin is Indian descent who lives in the UK. Not only posting hijab tutorials, she also posts videos about make up, style, daily vlogs and Islamic messages as well. Really opening my mind and making more excited to improve my daily ibadat.

4. Ochikeron and Cooking With Dog
Besides of watching make up and styling tutorial, my another love is watching cooking videos. My 2 favorites come from Japan; the kawaii Ochikeron and a neat lady with her dog, Francis. I learn a looot about Japanese recipes and other food recipes as well. Banzaaai Japanese!!

5. Vah Chef
Other than Japanese recipes, I am also in love with Indian recipes and my inspiration is a hilariously funny Vah Chef. Namaste! Salammualaikum! Satriakal!

6. Xiaxue's Guide to Life
I just cannot stop watching hilarious Xiaxue's Guide to Life and this is one reason why my internet quota get finished before its due date. Watching this show, I get to know more about how advance Singapore is and I get to be more familiar with Singaporean English. Welcoming the ASEAN Economic Community in 2015, get your ears used to Singlish lah! Ok lor!?!!

7. More beauty and daily vlog channels...
April Athena and AprilJustinTV; another beauty and US's family vlog
Chloe Morello; the beautiful Australian make up personality,
Lilith Moon; European make up and hair tutorial's personality. I love her accent!!!

That's pretty much all guys. I hope I can give you a little insight if you want to watch more quality and positive programs!

Wednesday, June 4, 2014

Quick Update

I am in hometown now since last 2 days until the next 10 days. I am carrying my works home while waiting for a new job's application procedure. Wish me luck guys ^^



And the sad news is... I probably wouldn't be able to come to hometown on Eid :'((

Sunday, May 25, 2014

Best Beautiful, Why Doubt?

Just watching this commercial on a TV program and I totally agree with it!!!


Sometimes..., okay... most of the time when I dress up in front of the mirror: swiping some powder, putting lip coloring onto my lips, etc, I mostly ends it up with smiling just by myself. As I am ready to step out of my room, just within second, I unconsciously try to "neutralize" all of them, trying to tone down everything that I just put on. Oh My God... What's going on with me..? I do want to be looking nice and pretty but in contrary, I feel like a slightly guilty to seem like I do put some efforts to it. What a pity, right? 

I guess... It's bcoz I am too shy... or in the right words: I have a rather low self-esteem... and yes, I admit that I am lack of confident in wearing things that make me up. You know what I mean, lah...

But after watching the this ad... I feel like waking up and my confident level rising up. There's nothing wrong in appearing nice and pretty, isn't it? And to achieve it, one has to put "confidence" on the first basis. Once confidence is there, no more doubt or fear of swiping more powder, trying new hijab style, or even wearing red lips. Am I right?

Thanks Olay for waking me up to confidently go up with the best version of me. 

And oh ya, I have been using Olay's moisturizer for almost 5 years now and I really love it!

(English/Thailand Version)

Wednesday, May 14, 2014

Product Review: Systema Nano Toothpaste

[Disclaimer: This is not a sponsored post]

Hello guys!

Kali ini aku akan memberi review tentang pasta gigi baru yang kubeli awal bulan ini: Systema Nano.
Awal mula belinya sih karena.... ngga ada duit!!! wkwkwk

Secara diriku adalah konsumen setia pasta gigi Enzym sejak dua tahun terakhir, akhir bulan kemarin pas lagi belanja groceries pasta gigi Enzym kebetulan lagi gak diskon (sekitar Rp 20.000-an) dan disebelahnya Systema Nano udah nangkring cantik dengan harga kurang dari separuh Enzym (sekitar Rp 8.000) dan isinya lebih banyak 20 gram pula.

Here is the review...


VS



Diklaim sebagai pasta gigi dengan butiran nano-kalsium yang bisa menutup lubang-lubang mikro di gigi, pas gosok gigi emang beneran berasa ada butiran-butiran gitu....
Awalnya rada asing gitu sama butiran2 yang berasa pas lagi sikat gigi itu, tapi setelah beberapa kali gosok gigi udah nggak berasa lagi tuh, mungkin udah terbiasa kali ya..

Rasa mentolnya cukup kuat dan oh ya... busanya banyak banget... Karena sebelumnya udah terbiasa make Enzym sikat gigi tanpa detergen kali ya... sekarang dengan Systema Nano ini aku gosok giginya jadi tiga ronde: sikat-kumur, sikat-kumur, dan sikat-kumur sampai busanya bener-bener hilang.

Beberapa hari di awal, setelah gosok gigi tuh jadi suka ada kayak apa gitu... semacam lendir gitu di bagian dalam mulut dan ujung bibir, tapi nggak banyak sih. Jadi inget sama pasta gigi Close Up, yang dulu aku suka pake, setelah gosok gigi mulut jadi suka ada lendir gitu.

Kesimpulan
Secara harga Systema Nano cukup terjangkau. Secara khasiat yang katanya bisa menutupi lubang-lubang mikro di gigi sih... belum tau deh. Dan untuk membuktikannya memang perlu waktu sih..

Secara kualitas pemakaian... busanya berasa banget dan gigi jadi berasa keset juga. Cukup beda dengan Enzym yang nggak berbusa dan nggak bikin gigi berasa keset sehabis dipakai.

Saran
Hmmm... Kayaknya kalo punya duit bakal balik ke Enzym lagi dech... hehehe..

Daan... Oh iya.... Don't forget to do this sebelum membuang produk-produk harian kamu... supaya nggak dioplos sama tangan-tangan tidak bertanggung jawab gitu... Okey...?!


Saturday, May 3, 2014

Pengalaman Pertama Dikejar Doggy

Jadi hari itu, aku lagi after duty from tutoring privat anak SD kelas 6 buat menghadapi ujian nasional. Tutoring mulai dari jam 5 sampai jam setengah 7 trus pulangnya jalan kaki keluar komplek perumahan. Ya... elit gitu deh perumahannya... Di belokan yang rada remang-remang dan menyeramkan aku ngeliat kucing unyuuuu banget... Badannya gemuk, bulunya lebat, ekornya panjang, hidungnya pesek, warnanya putih abu-abu gitu... Kayaknya kucing Persia atau Anggora dech, nggak mungkin kucing kampung. Aku tegur dengan bahasa kucing seadanya "pusss... pusss... meoooww...  meoooww" tapi dianya malah menjauh dan ngelirik aku dengan ekspresi waspada gitu... Sempat terlitas di pikiran, eh ini kucing unyu apa kabur dari rumah ya... koq sampai berkeliaran malam-malam gini... aku ambil aja apa... masukin tas trus dibawa pulang, hehehe... Ya udah dech selamat tinggal kucing.. jangan lupa pulang ke rumah yaa...

si kucing imut

Aku jalan lagi dan dari jauh ngeliat lagi anjing lucu berbadan kecil... kalau ini kayaknya jenis Chihuahua soalnya sering liat di TV. Pas aku udah dekat, dia nyalakin.. "grrr... gukk gukk grrr...". Eh copot!!! Aku kaget dong.. 

si tersangka pengejar

Nggak taunya... dia mendekat dan nyalak makin kenceng, "GUKKK!!! GUKK!!!" Aku refleks langsung lariiiiii.... Eh... emak... dia malah ngejar.... "Ttoloonggg...!!!". Pas di depan ngeliat pak satpam lagi lewat pake motor... "Pak satpaaammm.... Tolooonggg...!!!!", tapi sial Pak Satpam nggak dengar teriakan aku... "GUKK!!! GUKK!!! GUKK!!!" Aku lari making kencengg.... Ehh.. Di depan ada anjing lagi... badannya juga kecil tapi agak gedean dari yang sekarang lagi ngejar... tipe-tipe Hachiko gitu... nggak kalah unyu-unyu... Eiits... Kalo dia juga ikutan ngejar gimana... haduhh... tamat deh riwayatku....

hachiko yang baik

"GUKK!!! GUKK!!! GUKK!!". Pak satpam udah menjauh... eh tapi alhamdulillah si Hachiko diem aja cuma ngeliatin... 

"Guk... Guk... Auffttt... Aufft..." Suara si Chihuaha makin mengecil... Aku liat ke belakang... Alhamdulillah... dia udah berhenti... capek kali ya... trus jadi ngeliatin aku gitu... "Hoshh... hoshhh... hoshh...". Legaaa.... Aku berhenti sebentar, ngatur napas sama detak jantung dulu... Fiuhh.... Begini toh rasanya dikejar doggy -,-

Thursday, May 1, 2014

Wise Bargainer

What is the most satisfying feeling for a woman when she does shopping?? Winning a bargain for a stuff with the lowest price. I found this message on my FB's timeline this morning and it suddenly wakes me up to practice bargain wisely in the future.


Saturday, April 26, 2014

No Idea What's The Tittle For This

Geraaammm dan mirissss sekali rasanya melihat berita akhir-akhir ini tentang kasus pelecehan seksual yang terjadi di JIS. Nggak beberapa lama setelah kasus ini ramai di berita, muncul lagi beberapa kasus serupa, salah satunya di Padang, siswi MTS yang mau ikut ujian nasional malah disekap selama beberapa hari dan digilir oleh sepuluh pemuda.... Na'udzubillahi min dzalik...

----------

Pertama kali aku baca berita ini di Detik.com karena ada teman FB yang share berita tentang kasus JIS, disana dituliskan kronologis bagaimana awalnya ibu si bocah siswa JIS melihat gelagat tidak biasa dari si anak, lalu pelan-pelan bertanya dan akhirnya menemukan bahwa telah terjadi pelecehan seksual dari cerita dan pengakuan sang anak... Aku yang baca sampai bergidik... merinding... apalagi pas saat si anak cerita, "si bapak mewarnai burungnya dengan warna pink.." dan ternyata warna pink itu dari sebuah kondom.... GILA!!! Pelakunya bukan saja sakit jiwa, kriminal, tapi PREDATOR! MONSTER!!! Ada apa dengan orientasi seksualnya sampai tega melampiaskan syahwatnya pada anak kecil nggak berdosa begitu? Apa syaraf-syaraf di otaknya sudah konslet, sehingga tidak bisa mengatur luapan hormon testorteron saat melihat anak kecil? Sesama jenis pula...??? Banyak hal yang perlu ditelusuri dari MONSTER-MONSTER ZOMBIE pelaku kejahatan ini... dimana dia tinggal? bagaimana riwayat keluarganya, kehidupan pribadi, dan percintaannya? siapa teman-teman bergaulnya? apa-apa saja tontonan yang disaksikan dan bacaan sehari-harinya? apa isi handphonenya?  bagaimana riwayat pekerjaannya? dan yang terpenting adalah menelusuri paparan pronografi dan riwayat aktivitas seksual dalam kehidupannya sehari-hari.

Sedikit banyak, sewaktu kuliah aku belajar hal-hal yang terkait kesehatan seksual. Aku masih ingat cerita dari dosen yang seorang psikolog tentang awal mula seorang laki-laki normal yang bertukar arah orientasi seksualnya menjadi penyuka sesama jenis. Jadi sewaktu remaja, si laki-laki ini mengikuti kegiatan kemping bersama teman-temannya yang semuanya lelaki. Ya namanya juga kemping, para peserta tidurnya bersama-sama dalam sebuah tenda atau kemah kecil. Sebuah peristiwa yang bisa dibilang kecelakaan atau ketidaksengajaan terjadi pada si anak laki-laki ini. Saat sedang tertidur di dalam tenda, tiba-tiba teman disebelahnya merubah posisi dari yang awalnya memunggunginya jadi balik menghadapkan badannya ke punggung si anak laki-laki ini, dan kemudian memeluknya seperti bantal guling. Si anak ini sontak terbangun, kemudian mendapati temannya ini tertidur memeluknya dari belakang dan.... bagian "anu" si teman menempel di persis bokongnya... Karena tidur dengan mengenakan celana tidur berbahan tipis, jadilah sesuatu yang kecil itu jadi sangat terasa.... Disitulah si anak laki ini mulai merasakan sensasi "nikmat"-nya... sehingga sejak itu orientasinya pelan-pelan berubah menjadi penyuka sesama jenis...

Well, itulah salah satu contoh kejadian yang berakibat seseorang yang orientasi seksualnya normal dapat berubah menjadi tidak normal. Dalam kasus di atas kita hanya bisa mengucap na'udzubilla hi min dzalik... Semoga Allah SWT selalu menjaga kita dan keluarga serta keturunan dari hal-hal sedemikian... Aamien...

Oh iya, satu lagi ni, kalau ini pengalamanku beberapa minggu lalu. Di timeline facebook, ada beberapa teman yang meng-connect-kan akun instagram-nya ke FB, sehingga kita jadi bisa mengikuti aktivitas-nya di instagram, seperti posting foto terbarunya atau foto-foto yang di-like olehnya. Suatu hari di TL FB aku liat seorang teman pria yang narsis me-like sebuah video di instagram, yang gambarnya dua wajah cowok bule gitu tapi koq posisinya berhadapan kayak lagi ciuman.. Karena rasa penasaran yang tinggi, aku klik-lah video berdurasi 15 detik itu dan.... astaghfurullahal'adziimmm.... Ituu... ternyata..... gimana yah ngomongnya...... itu.. ternyata video intim 2 orang laki-laki...... aku rada nggak jelas ini bagian apa... tapi ya setelah dipikir-pikir..... yang satu "anu" dan yang satu "anus"..... astaghfirullah........ Jujur aku beberapa waktu kebayang-bayang terus... itu gimana .... ya Allah.... aku cerita ke teman-ku dan dia bilang, "ish...!! ngapain kamu cerita-cerita gituan. najis...". Ya tapi kalo nggak diceritain aku juga bingung... seperti ada rahasia atau pertanyaan yang mendem gitu rasanya nggak tenang... Aku trus berpikir, pengen ngirim inbox ke temen FB ini supaya instagram-nya nggak usah di-connnect ke FB... habis yang di-like-nya itu ya gitu-gituan.... Besoknya aku buka lagi FB-nya, eh taunya udah hilang itu jejak2 instagram-nya.. mungkin sudah ada yang menegur duluan jadi dia sudah hapus..... mungkin ya...

Begitu gampangnya konten porgografi dapat menyebar dan diakses siapa saja... aku yang cewek normal saja jadi kepikiran gitu... kok bisa terjadi begitu.... apalagi oleh cowok sendiri... bisa-bisa karena penasaran jadi langsung dipraktekkan.... duh.... Tapi satu yang jelas di sini... bahwa pornografi itu sangat merusak........ merusak fikifan akal sehat dan mental manusia menjadikannya tak beda dengan binatang.... sangat-sangat destruktif..... bagaimana jadinya manusia dapat menjadi khalifah dan memakmurkan bumi ini, kalau mental dan fikirannya sudah dirusak oleh pornografi.....???

Monday, April 21, 2014

My Choices For Living

Hello guys...

Many people say that I am a simple person and yes... I cannot find words to deny that. I really think that I am a simple kind of person, I mean, I do love to live a basic, non-complicated life just like in the era of 1990's hehehe... Okay... Some few years ago, I used to spend money on unworthy stuffs... but now every time I have money I simply spend them on my basic needs and put into my saving.

For example, lets take a look on my choices on these questions:

Kitchen Set or Bags...?
......Hmm... I love both... but... I will vote for Kitchen Set!! My love for cooking and trying new recipe are soo far beyond my love for collecting and stacking bags.....


Food or Make Up Tools...?
......quite dilemmatic... but I really cannot live without FOOD especially the fresh and healthy one. I would love to plant them in my own garden somemore. Check on the FOOD....

Gold Jewelry or Fresh Water...?
......who doesn't love to find treasure of ancient gold jewelry beneath the ground? I would love too!!! but... in this era... I would really love to find the source of clean and fresh water nearby my house coz no one drinks gold for living......

(all pictures were taken from Google)

Friday, April 18, 2014

The Birthday Couple

Selamat ulang tahun buat Ibu dan Ayahku tersayang yang ke-49 dan 59 tahun... Pelita kehidupan, sumber kasih sayang dan keridhoan Allah yang tak terputus untuk kehidupanku <3 <3


Semoga Ibu dan Ayah senantiasa berada dalam lindungan dan penjagaan Allah SWT, selalu diberikan kesehatan serta kekuatan untuk badan dan fikirannya, dilimpahkan rizki yang nikmat dan barokah, serta dilancarkan segala hajat dan urusannya. Amien...

PS: Selalu doakan anak-anakmu ya Ibu dan Ayah agar kami menjadi generasi penerus yang ihsan, sukses dalam bidang kami masing-masing, dan selalu tawadhu'. Amien...

Much love.

Thursday, April 3, 2014

Frozen Fever

Just watching the most-watched animation movie in 2013, Frozen, which has successfully left me with fever for the theme song, Let it go...

Tuesday, April 1, 2014

Pengalaman Mengikuti Test TOEFL iBT

Bismillahirrohmanirrohiim

Karena sudah berniat untuk melanjutkan studi pasca-sarjana di Malaysia, skor TOEFL menjadi satu syarat mutlak untuk dimiliki. Umumnya hampir semua universitas di Malaysia mensyaratkan skor TOEFL minimal 550 untuk mode paper-based atau 79-80 untuk mode internet-based. Nah setelah aku ubek-ubek web ets.org/toefl, mode paper-based sudah tidak diujikan lagi di Indonesia. Jadi, sertifikat TOEFL resmi yang dikeluarkan di Indonesia adalah TOEFL iBT semata. So here I go...

Menetapkan Waktu, Lokasi dan Cara Pembayaran
Awal bulan Februari, sepluang dari Malaysia Trip, aku mulai sibuk browsing dan cari-cari cara pendaftaran test TOEFL iBT yang paling efektif dan efisien. Waktu itu aku datang ke lembaga International Testing Service (ITC) di Plaza Sentral Jl. Sudirman yang merupakan salah satu lembaga resmi tempat penyelenggaraan tes TOEFL iBT dan juga melayani pembelian voucher test-nya. Di sana dijelaskan kalau biaya resmi untuk mengikuti test TOEFL iBT adalah 175 US Dollar, dikalikan kurs yang waktu itu 12ribu sekian jadinya 2,2 juta Rupiah *menangisss.....*

Setelah menghitung-hitung tanggal, hari, dan bulan baik, akhir bulan Februari aku beranikan diri untuk daftar ikut test TOEFL iBT. Aku kembali mengontak ITC, ternyata harga voucher test-nya masih sama, 2,2 juta rupiah, padahal kurs USD saat itu sudah turun menjadi sekitar Rp. 11.600-an. Akhirnya aku putuskan saja untuk daftar mandiri di situs ets.org/toefl, lalu minta tolong Abang sepupuku untuk bantu bayar online dengan kartu kreditnya, kemudian nanti akan aku transfer sesuai dengan total pembayaran. Alhamdulillah selain dibantu bayar dengan kartu kredit Abang, Mama-nya Abang (kakak perempuan Ibuku) juga turut menyumbang separuh dari biaya test yang totalnya Rp. 2.073.099. Alhamdulillah... Thanks buat Mama dan Abang *hugs*

Aku memilih hari Sabtu/22 Maret sebagai tanggal test dan Kaplan Edupac di WTC Jl. Sudirman sebagai lokasi test dengan pertimbangan tempatnya paling mudah dijangkau serta pilihan lokasi test lainnya mayoritas berada jauh di daerah Jakarta Utara. Satu minggu sebelum hari-H, tepatnya Sabtu/15 Maret, aku datang untuk mengecek lokasi test yang terletak di Gedung WTC lantai 10 itu.

Setelah itu... 
Aku memiliki waktu sekitar 20 hari untuk benar-benar mempersiapkan diri mempelajari materi TOEFL iBT secara mandiri. Maka, karena mayoritas kursus persiapan TOEFL iBT sangat mahal dan tidak tersedia di banyak tempat, aku mendownload materi dan contoh-contoh soal dari internet dan mempelajarinya sendiri. Kuakui, effort-ku saat itu kurang maksimal karena dalam 20 hari tersebut ada beberapa hal yang membebani pikiran, termasuk deal dengan sebuah tawaran pekerjaan yang membuatku tidak tidur memikirkannya dan akhirnya dengan terpaksa... aku tolak. Jadi saranku, lepaskanlah beban pikiran terlebih dahulu saat mempersiapkan test TOEFL ini. Stay focus dan konsentrasi pada tujuan: nilai yang setinggi-tingginya.

About The Test: Persiapan, On The Spot dan Tips
Okeh, untuk masing-masing bagian dalam test TOEFL iBT ada baiknya aku jelaskan satu per-satu:

1. Reading
Sesi ini terdiri dari 3 artikel yang panjaaaang sekali dan  masing-masing artikel memiliki 14-16 pertanyaan. Total waktu untuk sesi Reading adalah 60 menit, berarti sekitar 20 menit untuk setiap artikel. Kita bisa melongkap jawaban yang dirasa sulit dan kembali mengoreksinya kalau waktu masih tersedia.
Persiapan: Aku mendownload contoh soal TOEFL Preparation dari ETS, aku print, trus aku kerjakan dengan mengeset stopwatch 20 menit. Hasilnya dari beberapa kali trial: paling banyak hanya betul setengah dari jumlah soal, waktu 20 menit aku rasa sangat kurang... dan akhirnya... aku jadi malas melanjutkan latihan ini... *jangan ditiru*
On the spot: Di sesi pertama test ini jantung masih berdegup kencang dan aku terus saja melirik pada stopwach yang tertera di layar. Aku coba fokus membaca paragraf demi paragraf artikel dan menjawab soal-soalnya. Untuk dua artikel pertama, aku kerjakan dengan membacanya sampai habis lalu menjawab soal-soalnya. Namun untuk artikel terakhir, waktunya tinggal 17 menit. Aku mulai ngawur dan meng-skimming satu per-satu paragraf lalu lompat ke pertanyaan. Mana ada pertanyaan di artikel kedua yang belum dijawab... duh... Waktu tinggal 48 detik, aku kembali ke pertanyaan yang tadi ditinggalkan, baca lagi paragrafnya, lalu mengklik jawabannya... Klik. Waktupun habis, layar komputer berganti. Fiuhh... Terus terang diantara semua sesi, aku paling pesimis dengan sesi Reading ini :'(
Tips: Latihan, latihan, latihan! Be curious tentang topik bacaannya. Simulasikan diri dengan mengerjakan soal-soal Reading dengan waktu 20 menit per artikel dan temukan gaya pengerjaanmu yang paling efektif, apakah dengan membaca seluruh artikel sampai habis, ataukah dengan meng-skimming.

2. Listening
Sesi ini terdiri dari 2 sampai 3 percakapan antara dua orang (antara sesama teman kuliah, antara dosen dengan mahasiswanya) dan 4 sampai 6 ceramah (lecturer) dari seorang dosen. Masing-masing percakapan dan ceramah memiliki 5-6 pertanyaan, total pertanyaannya aku nggak menghitung sih.
Persiapan: Sama seperti sesi Reading diatas, aku mendowload contoh-contoh soal dan berlatih dengan mendengarkan audio percakapan dan lecturer secara online.
On the spot: Aku sangat menikmati setiap audio yang diujikan karena suaranya sangat jelas dan intonasinya sedang. Tidak seperti sesi Listening pada 2 kali test TOEFL ITP yang pernah kuikuti sebelumnya (tahun 2011 dan 2013), dimana nilaiku selalu rendah pada sesi ini. Pembelaanku saat itu: audionya (kasetnya) nggak jelas karena menggunakan satu tape sentral dan ngomongnya terlalu cepat. Untuk test iBT ini, masing-masing peserta memakai headset yang bisa disesuaikan volumenya serta disediakan kertas dan pinsil untuk mencatat poin-poin penting percakapan. Percakapannya nggak bisa diulangi lagi, dan jawabannya nggak bisa dikoreksi atau direview kembali seperti sesi Reading. Aku cukup senang dengan kualitas audio-nya, tapi sebenarnya nggak begitu yakin dengan jawaban-jawaban yang kuberikan :'(
Tips: Latihan, latihan, latihan! Untuk kontennya sendiri, latih dirimu untuk  memahami sinonim atau frase-frase English, contohnya: What does the speaker mean by saying "He is really on the ball". Trus juga latihlah kemampuanmu buat mendengarkan ceramah/percakapan sambil mencatat poin-poin penting atau ide dari perkataan seseorang. Memang sih nggak mudah, tapi seenggaknya latihan akan membuat kamu familiar dengan bagian ini.

BREAK

Usai sesi Listening kita diberi waktu break selama 10 menit. Waktu break setiap orang berbeda-beda, tergantung kecepatannya menyelesaikan soal-soal dan apakah dia men-skip sesi direction di komputernya. Saranku sih, sesi penjelasan direction jangan di-skip, hitung-hitung memberi waktu sejenak untuk bernapas.

Waktu break aku manfaatkan dengan minum, makan roti, lalu ke toilet. Sebenarnya di ruang break ada satu kotak Dunkin Donats, tapi terletak begitu aja, nggak ada yang nawarin dan nggak ada yang inisiatif nanyain pula, pada segan kali ya... Yasudah akhirnya donat-donat gemuk itupun pada diliatin aja oleh para peserta, hehehe... Oh iya, waktu itu peserta test ada 14 orang dan sebagian besar adalah adek-adek Chinese yang aku perkirakan murid kelas 3 SMA dan pada ngobrol pake Bahasa Mandarin. Aku juga sempat ngobrol dengan seorang mbak-mbak berjilbab dari IPB yang katanya ingin melanjutkan studi ke Jepang.

3. Speaking
Sesi ini terdiri dari 6 pertanyaan: 2 pertanyaan umum, 4 pertanyaan yang meminta kamu merangkum/menjelaskan kembali sebuah teks, percakapan, sesi lecturer, dan campurannya.
Persiapan: Aku mendownload program audacity untuk merekam sendiri suaraku dan mendengarkan kembali hasilnya, apakah pengucapannya jelas, intonasinya terlalu cepat, dlsb. Aku pelajari tipe soalnya, dan mengkondisikan diriku untuk menjawabnya secara lisan dengan waktu yang dibatasi.
On the spot: Karena pernah bercita-cita jadi English news anchor, aku cukup enjoy dengan sesi ini, tapi yah gitu deh... Ada beberapa bagian dimana aku banyak "eee..." dan mengulangi kata yang diucapkan.
Tips: Latihlah dirimu buat speaking English dengan intonasi moderate dan pengucapan yang benar, mudah dipahami, dan nggak perlu spesifik menirukan aksen tertentu karena masing-masing orang punya ciri khas aksen/dialek tersendiri. Rekam suaramu dan dengarkan kembali, kalau perlu minta orang lain untuk mendengarkan, apakah bisa dipahami atau tidak. Trus latihan buat spontan merespon pertanyaan sehari-hari dengan Bahasa Inggris, contohnya: What did you cook yesterday?; Where will you go today?; atau Tell us how did you meet your best friend?

4. Writing
Ada 2 essay yang harus ditulis pada sesi Writing ini, yaitu integrated writing dan independent writing. Pada integrated writing kita akan menulis essay berdasarkan gabungan antara sebuah narasi dan sebuah percakapan/lecturer, sementara pada independent writing kita menulis essay mengenai pendapat kita terhadap sebuah topik tertentu.
Persiapan: Aku mendownload ragam model essay iBT dengan skor tertinggi kemudian menganalisa polanya. Trus aku menonton video di youtube tentang cara mengerjakan Writing di TOEFL iBT. Video yang aku temukan ini sangat bermanfaat untuk menambah pemahaman kita tentang sesi Writing sehingga kita jadi ada guideline untuk menulis essay agar jadi lebih terstruktur dan nggak nge-blank. Sayangnya aku menemukan learning video ini hanya beberapa hari sebelum hari-H pelaksanaan test, jadi nggak sempat menonton semua materi untuk TOEFL iBT :'(


On the spot: Aku mengerjakan kedua essay dengan cukup lancar, tapi ya gitu deh... Karena struktur essay itu menggambarkan pola berpikir penulisnya, aku yang agak lemot untuk mentranslasikan pemikiran menjadi tulisan ini jadi menghabiskan banyak waktu di bagian awal. Ditambah lagi... Mas-mas disebelah pake melirik-lirik ke layar komputerku segala, yang hanya dibatasi dengan sekat kaca bening transparan seperti di warnet. Konsentrasiku jadi buyar... Bagaimana ini... f$@#!&*#*@!. Akhirnya kubalas aja dia dengan melirik balik dengan tatapan nanar emosi "apa loe liat-liat?!"
Tips: Latihan, latihan, latihan! Menulis adalah menyampaikan isi pikiran kita, jadi berlatihlah untuk berpikir runut, terstruktur, salin ke dalam bentuk essay, dan jangan lupa sampaikan satu gagasan utama di setiap paragrafnya. Ambil beberapa contoh soal dan buatlah essaynya, kembangkan dengan penggunaan vocabulary yang beragam, grammar yang tepat, dan kata penghubung yang sesuai tempatnya.

10 hari kemudian...
Tepatnya hari ini, 1 April, sesuai jadwal pengumuman hasil test yang disampaikan di web ETS, aku membuka email dan menemukan inbox dari ETS kalau hasil test tanggal 22 Maret kemarin sudah tersedia dan bisa dilihat di account masing-masing. DEG! Aku takut dan pasrah, harap-harap cemas karena sama sekali nggak ada bayangan tentang performaku kemarin. Selama 10 hari ini aku mengira-ngira.. apakah dapat mencapai 80, atau hanya setengah dari 120, yaitu 60... bisa jadi 92... atau jangan-jangan melampaui angka 100...?

Aku buka hasilnya pelan-pelan, dan menutup layar dengan tanganku... WHATT!?!? 79!


Aku sempat bingung mau bereaksi seperti apa. Aku buka lagi tabel konversi nilai TOEFL dan persyaratan minimum untuk apply di universitas dan beasiswa... Fiuuh... Alhamdulillah... Skor 79 berarti sekitar 550 dalam skala paper-based dan sekitar 6,5 dalam skala IELTS.. Aku bernapas lega... tapi.. yah... itulah hasilnya.

source: Google

Ada sedikit sedih juga sich karena skornya tepat sekali di batas nilai minimum, tapi aku sadar bahwa itulah nilai dari usahaku and I deserve it! Semoga angka 79 ini membawa berkah untuk apply di universitas nanti. Aamiieen... Oh iya, menurut web, sertifikatnya akan dikirim ke alamat masing-masing dan memakan waktu sekitar 4 sampai 6 minggu untuk sampai karena dikirim langsung dari USA.

Kesimpulan:
Bagi teman-teman yang ingin mengikuti test TOEFL iBT, persiapkan dirimu sebaik-baiknya. Latihan, latihan, latihan! Practice, practice, practice! Belajar dari situs-situs seperti Engvid.com, englishclub.com, hotcourses.co.id, youtube, dlsb. If I can, you also can! Just believe in yourself dan jangan lupa berdoa tentunya. Good luck!

Tuesday, March 25, 2014

Aku & Presiden BJ Habibie

Hari Sabtu yang lalu aku nonton TV One yang mewawancarai Pak BJ Habibie secara ekslusif terkait hilangnya Malaysian Airlines MH370. Pak Habibie dengan semangatnya yang khas menjelaskan teori tentang pesawat terbang serta analisisnya terhadap kemungkinan yang terjadi pada MH370 yang saat itu sudah 14 hari menghilang namun belum ditemukan (yang akhirnya kemarin malam PM Malaysia secara resmi menyampaikan bahwa penerbangan MH370 berakhir di Samudera Hindia bagian selatan. Innalillahi wa innalillahi rojiun... Al Fatihah).

Aku sudah mengenal nama Pak BJ Habibie dari SD sebagai Presiden RI ketiga yang menggantikan Presiden Soeharto. Namun menginjak SMA, aku mulai mengenal Pak Habibie sebagai seorang ilmuan ahli pesawat terbang. Aku ingat sekali guru fisika di SMA-ku pernah menjelaskan bahwa Pak Habibie adalah penemu sebuah teorema fisika tentang sayap pesawat terbang yang kemudian diabadikan dengan namanya. Waah... aku jadi semakin kagum dan mengidolakannya.

*******

Hari ini aku mengunjungi Toko Buku Gramedia. Hanya ingin liat-liat aja, nggak ada niat beli apa-apa secara ekonomi lagi labil, yang mengakibatkan kontroversi hati kepada konspirasi kemakmuran *apasih*

Eh... tapi ngeliat Tabloid Nova covernya Dude Herlino dan Alyssa... akhirnya jadi beli deh... harganya Rp 6.000. Setelah bayar di kasir, aku melihat sebuah buku dengan gambar Pak Habibie mengenakan topi. Kayaknya buku baru nih.. Aku jadi tertarik dan membolak-balik halamannya terus membaca skimming selama lebih kurang 10 menit. Kulihat harganya, Rp 86.000. Hmm... Beli nggak yah...? Ekonomi lagi labil gini... tapi... Ah.. Beli deh! Sebagai pengingat buat terus semangat.

Pak Habibie, Presiden Indonesia kesayangan dan kebanggaanku

Sampai di kosan buku yang berisi gagasan (atau wejangan) Eyang Pak Habibie untuk generasi penerus bangsa ini langsung kulahap sampai habis. Selepas membacanya, batin jadi terasa semakin tenang dan semangat untuk melanjutkan pendidikan. Ada dua gagasan Pak Habibie yang sangat mengena bagiku, yaitu tentang pentingnya pendidikan dan peran seorang ibu (perempuan) dalam membentuk karakter anak-anaknya sebagai generasi penerus bangsa. Dan menurutku, buku ini sepantasnya wajib jadi bahan bacaan untuk anak-anak SMA dan mahasiswa saat ini supaya nggak tersesat di arus globalisasi, matrealisme, hedonisme, dan euforia sosial media.



******
Sekitar dua tahun yang lalu, di timeline Facebook, seorang temanku mengupload foto dirinya lagi bersalaman dengan Pak Habibie di sebuah acara. Aku iriii sekali melihatnya sampai pengen nangis! *lebay*. Ah... Ingin deh... sekali aja, ketemu dengan mantan Presiden RI yang paling kubanggakan ini buat foto dan tanda tangan buku-ku. List tokoh-tokoh yang aku ingin ketemu dan berfoto bareng jadi bertambah satu:
- Andrea Hirata --> penulis
- Bara Pattiradjawane --> chef
- Shah Rukh Khan --> aktor
- Saina Nehwal --> atlit badminton
- Diana Rikasari --> blogger
- Pak BJ Habibie --> presiden Indonesia ketiga, ilmuwan

Semoga satu persatu bisa segera tercapai. Amieen...

Tuesday, March 18, 2014

New Blog's Layout

Assalamualaikum guys...
I just changed my blog's layout (again...). Hope it looks nice and more cheerful :)

Btw the list of blogs I subscribe cannot be displayed... I wonder if there is something wrong in my HTML or blogger's gadget setting... Any idea guys?? If there is any, kindly leave comment below ^__^

Oh yaa... I am gonna take an iBT TOEFL Test on Saturday (22/03). Wish me get a high score guys :)

Thursday, March 13, 2014

OMG...

Checked my email this morning and I found that someone very very far away is in need for my assistance... hehehe...


Just kidding... It is just a part of my spam actually...

And also guys... Always beware of spamming messages on FB. I give you an example based on what I found in my FB inbox several month ago:


PLEASE!!!! Don't be GE-ER instantly after reading this kind of message. This is pure SPAM and one of the common mode in FB. That time I checked on the so-called US troop's FB page and I frankly said that it seemed pretty reliable. Surprisingly enough, I also had 1 mutual friend with him: my high-school female teacher. So, I decided to reply this innocent way:


Soon after... I got this heart-warming life story of the troop...


I couldn't help myself not to laugh... But really... this is just pure spam and pretty common in FB.

I checked my inbox again after couple days and I couldn't see the troop's FB page (the user name is supposed to be in blue, now it is in black so that I couldn't open the page. The profile picture had been changed somemore).

So guys... Always be aware of spamming. It can be funny or heart-warming sometimes but still, it is just a SPAM.

Have a nice day!

Monday, March 10, 2014

Week's Update

Hi guys... I am coming with update from the past 1 week. You know, I am subscribing to a video blog (vlog)- itsjudyslife-a beautiful family that posts their life activities daily on youtube. On 7 March, Judy just gave birth to twin baby gurls! It is such a wonderful experience to watch every single episode of itsjudyslife. I learn so many things that are barely taught in school or college; about being generous, honest, humble, healthy, expressing your thought and feeling in honest way: laughing out loudly, tearing up shamelessly, being care to parents, family and friends, loving your other half wholeheartedly, educating kids, and most importantly cherishing (and documenting) every moment in life.



And lastly, I am so saddened by the incident of Malaysian Airlines last Saturday. May Allah lead the way to immediately locate and save the jet and the passengers. Ameen.