Friday, December 25, 2015

Movie Review: The Lunchbox


Film yang akan direview kali ini adalah The Lunchbox. Cerita bermula saat Ila (Nimrat Kaur), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Mumbay, mencoba mengembalikan kehangatan cinta suaminya lewat makanan. Setiap hari Ila menyiapkan bekal makan siang yang lezat untuk suaminya di kantor, yang diantarkan oleh dabbawala (pengantar bekal).

Usaha pengantaran bekal makan siang di kota Mumbai sudah menjadi pekerjaan yang dilakukan secara turun temurun oleh setiap dabbawala, yang menghidupi keluarga mereka dari generasi ke generasi. Konon peneliti dari Harvard mempelajari sistem pengantaran bekal ini dan menemukan dari empat juta bekal yang diantarkan setiap hari, tidak satupun kotak bekal sampai ke alamat yang salah.

Namun pengecualian terjadi pada Ila. Bekal yang ia siapkan tidak sampai pada suaminya, melainkan pada Sajan Fernandez (Irrfan Khan), seorang pegawai negeri yang akan memasuki masa pensiun. Sajan menjadi antisosial semenjak kematian istrinya, namun ia harus melatih Shaik (Nawazuddin Siddiqui), karyawan baru yang akan menggantikan posisinya.

Ila yang mengetahui bahwa bekalnya tidak sampai pada sang suami kemudian menulis surat pada Sajan yang diselipkan dalam kotak bekalnya. Ila dan Sajan akhirnya berkirim surat setiap hari, menceritakan kisah kehidupan masing-masing lewat kotak bekal.

Film ini beda banget sama film-film Bollywood mainstream yang penuh dengan adegan romansa dan tari-tarian. Settingnya real, mengambil suasana commuter line yang penuh dan sesak di pusat kota Mumbai, bikin aku kangeeenn bangeeet sama India. Ngeliat makanan yang dimasak Ila juga bikin ngiler abis!

Kalau soal akting jangan ditanya lagi. Nama Irrfan Khan dan Nawaz sudah cukup buat bikin tidur aku nggak tenang lantaran hunting film ini dari sebulanan yang lalu. Karakter Ila yang diperankan Nimrat Kaur juga superb banget! Nggak salah deh film ini memenangkan banyak award. Lastly, this movie left me with an old song, Saajan, playing in my head.

A very recommended one! 

Monday, December 7, 2015

Dance 2 Dance

Been mesmerized by 2 music videos from 2 Bollywood movies: Dola Re Dola from Devdas and Pinga from Bajirao Mastani, so here is my review on it.

**********************************

Dola Re Dola (2002, 13 years ago omg!)



I remembered sometime last week, I was watching Devdas on MNCTV. Since the movie had been running halfway through, I googled the story plot and continued watching it (well you know me, it's SRK's movie yaar).
When the song Dola Re Dola started, omggg... so amazed by Aishwarya Rai and Madhuri Dixit. They astonishingly performed beautiful yet mysterious dance (when related to the story plot). No wonder why they (Aiswarya, Madhuri, and the dance itself) become legend in Bollywood history. Not forget to mention the end of the movie, omg I couldn't stop crying. Really.

**********************************

Pinga (2015)



This is from the upcoming movie Bajirao Mastani. From its trailer, I guess it's a colossal kind of movie talking about kingdom, enemy, and war. The dance of Pinga is performed by Deepika Padukone and Priyanka Chopra which, if I may say, are like today's Aiswarya and Madhuri. Through their beautiful collaborations, they have successfully brought in the soul to the song. Haven't known the meaning of the lyrics yet, so can't wait for the movie to release!

Been reading lots of comments from viewers, comparing both Dola Re Dola and Pinga, which mostly worship Dola Re Dola and deteriorate Pinga. Well, eventhough I am not really critical person when it comes to art, I honestly prefer Dola Re Dola in costume-wise and background-wise. But really, I think these beautiful dances aren't mean to be compared. Just please take a quiet moment and see them as a beautiful form of arts and hardwork. Namaste!