Friday, May 18, 2012

Travel Santai Ke Yogyakarta (Part 3)

Hello Readers...
Setelah idle beberapa saat, mari kita lanjutkan kembali trip ke Kota Gudeg, Yogyakarta (yeeaayy!!)

Di post terakhir, kita jalan ke Keraton Yogya kemudian pulang ke penginapan naik andong. Melintasi jalanan siang hari yang terik, sampai di penginapan kita langsung tepar. Waktu yang sempurna untuk take a nap
Malam harinya kita wisata kulineran di sepanjang Jl. Malioboro. Dari banyak warung makanan yang ada (yang mayoritas aneka olahan unggas: ayam, bebek, dan burung dara), kami memilih untuk melipir ke arah stasiun Tugu untuk mencari santapan malam khas Yogya, yaitu angkringan

Nasi Kucing Teri + Tempe Goreng

Nasi Kucing + Sate

\Angkringan merupakan warung makan pinggir jalan yang khas dengan hidangan hemat dan porsi yang hemat pula. Disini tersedia nasi dan lauk porsi kucing mulai dari harga Rp. 2500, aneka sate-satean yang satu tusuknya Rp. 1000, aneka gorengan 500-an, hingga yang paling khas yaitu kopi joss. Kopi joss
Ya, kopi joss adalah kopi panas yang sebelum disajikan dicelup dengan arang panas terlebih dahulu. Desisan arang panas saat dicelupkan ke dalam seduhan kopi, menjadikan kopi ini bernama kopi joss. Rasanya? Wuuihh... Rasa arang!! Saya tidak menyangka sensasi rasanya akan se-arang begitu. Satu gelas kopi joss jahe seharga Rp. 2500 yang saya pesan hanya berkurang 2 teguk (maaf ya kopi...)

Setelah perut (setengah) terisi dari angkringan, kami kembali menyusuri Jl. Malioboro yang semakin malam semakin ramai. Kami terus berjalan sambil mengamati aktivitas pedagang, tukang becak, pejalan kaki, hingga kelompok seniman jalanan yang saat itu sedang manggung (bukan manggung juga sih, karena bukan di panggung melainkan di tengah jalan). Setelah berhenti sejenak mengamati musical performance seniman jalanan, yang kira-kira seperti Klantink (kontestan Indonesia Mencari Bakat) itu, kami nyangkut di abang-abang Wedang (abang-abangnya atau Wedangnya? hehehe). Yaa.. Karena masih ada ruang tersisa di lambung, langsung kami sirami dengan hangatnya Wedang seharga Rp. 5000. Sluurp... Saya sampai nambah lhoo.. hehehe
Si Wedang

Si Abang Wedang

Mengingat rencana tour esok hari ke Candi Borubudur, kami sekalian tanya-tanya rute ke abang Wedang yang ramah dan imut itu (ehem, jadi menyesal ngga sekalian nanya nomor HP dan  facebook si abang).
Kami memilih untuk tidak jalan sampai larut. Mengingat besok pagi akan berangkat menuju Candi Borobudur, jadi malam ini harus tidur cukup. Sekitar jam 9.00 kami sudah kembali ke penginapan. Beres-beres, gosok gigi, cuci tangan, kaki, dan muka, lalu tidur deh...

To be continued~~~

1 comment:

  1. Terima kasih Informasinya gan , Sangat Membantu dan di tunggu artikel berikutnya^^


    poker uang asli
    Agen Poker
    Domino99

    ReplyDelete